Kemenkeu Finalisasi Pengalihan Utang Whoosh, Klaim Tak Bebani APBN

Sabtu, 19 September 2026 | 11:48:00 WIB

EKONOMIAKTUAL.ID — Kementerian Keuangan memastikan proses pengalihan saham dan kewajiban utang proyek kereta cepat Whoosh dari PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) ke pemerintah masih dalam tahap finalisasi. Skema yang telah ditetapkan itu diklaim tidak akan melibatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara langsung.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Evita Manthovani menyampaikan hal itu dalam konferensi pers APBN KiTa, Jumat (18/9/2026). Pemerintah tengah merampungkan pemindahan kepemilikan saham PSBI kepada negara melalui Kementerian Keuangan.

Skema pengalihan sudah dibahas secara rinci. Pemerintah berharap langkah itu tidak membebani APBN dalam pemenuhan kewajiban PSBI.

Aspek yang Dipetakan Sebelum Eksekusi

Evita menjelaskan proses ini masih memerlukan pemetaan sejumlah aspek agar berjalan terencana. Pemetaan itu mencakup kondisi finansial, bisnis, operasional, hingga aspek hukum.

"Kita saat ini juga supaya pengalihan nanti berjalan dengan terencana, tepat dan juga bisa operasional, tentu diperlukan untuk pemetaan beberapa aspek antara lain finansial, aspek bisnis, operasional, dan tentu hukumnya," ujarnya.

Tujuan pemetaan tersebut agar operasional proyek Whoosh tidak terganggu selama masa transisi. Kementerian Keuangan juga sedang menjalankan uji tuntas dan penilaian terhadap nilai saham PSBI yang akan dialihkan.

Landasan Hukum Tengah Disiapkan

Bersamaan dengan proses itu, pemerintah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) sebagai dasar hukum pengalihan. Payung hukum ini dibutuhkan sebelum pemindahan saham dieksekusi.

PSBI merupakan konsorsium BUMN yang selama ini memegang kepemilikan saham di proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC). Pengalihan ke pemerintah membuat negara mengambil alih tanggung jawab keuangan yang selama ini disandang konsorsium tersebut.

Hingga kini belum ada keterangan resmi soal besaran kewajiban utang yang akan dialihkan. Nilainya masih menunggu hasil penilaian yang sedang berjalan.

Arti Penting bagi Publik

Klaim bahwa APBN tidak terlibat langsung menjadi poin krusial. Pasalnya, proyek kereta cepat ini menyerap pembiayaan besar dan sempat menuai sorotan soal struktur keuangannya.

Jika skema final nanti benar-benar tanpa APBN, beban fiskal negara tetap terjaga. Namun bila realisasinya berbeda, ruang belanja pemerintah bisa terdampak.

Kepastian soal siapa yang menanggung utang Whoosh baru akan terjawab setelah Perpres terbit dan valuasi saham PSBI rampung.

Terkini