RSCM Pastikan Tak Ada Gangguan Fungsi Otak pada Siswa Terduga Korban MBG Asal Karo

RSCM Pastikan Tak Ada Gangguan Fungsi Otak pada Siswa Terduga Korban MBG Asal Karo

EKONOMIAKTUAL.ID — Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo memastikan tidak ada gangguan fungsi otak pada satu dari dua siswa terduga korban Makan Bergizi Gratis asal Karo, Sumatera Utara. Kepastian itu diperoleh setelah tim medis menjalani pemeriksaan neurologi dan elektroensefalografi. Kondisi mental pasien dinilai stabil, meski pendampingan psikiatri masih berlanjut.

Dokter Spesialis Anak dan Konsultan Neurologi Anak RSCM, Prof Setyo Handryastuti, menyatakan hasil pemeriksaan tidak menemukan gangguan fungsi otak pada pasien pertama. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

"Insya Allah, saya bisa pastikan bahwa tidak ada gangguan fungsi otak pada ananda yang pertama ya," kata dokter yang akrab disapa Prof Handry tersebut.

Rangkaian Pemeriksaan yang Dilakukan Tim Medis

Kepastian itu muncul setelah tim medis menjalani sejumlah tahapan pemeriksaan. Tim mewawancarai pasien, melakukan pemeriksaan fisik dan neurologi, serta menjalankan pemeriksaan penunjang berupa elektroensefalografi (EEG) untuk menilai fungsi otak.

Menurut Prof Handry, hasil tersebut membuka jalan bagi pasien untuk kembali bersekolah dan beraktivitas seperti biasa.

"Jadi insya Allah ke depannya ananda bisa bersekolah kembali, bisa beraktivitas kembali, bisa ceria kembali. Jadi, saat ini kita fokus untuk tata laksana ananda pertama ini ke depannya," ujarnya.

Kondisi Mental Pasien Dinilai Stabil

Dokter psikiatri anak dan remaja Prof Tjhin Wiguna menambahkan kondisi mental pasien saat ini cukup baik dan stabil, termasuk suasana emosinya. Meski begitu, pasien terkadang masih mengalami kegelisahan sehingga tim terus memberikan pendampingan.

"Kalau kami lihat dari segi status mentalnya kondisi saat ini ananda pertama ini cukup baik, cukup stabil, suasana emosinya cukup stabil. Memang kadang-kadang sesekali masih ada kegelisahan, tapi kami masih terus mendampingi yang bersangkutan," ujar dia.

Tim Ahli RSCM Dikerahkan atas Permintaan Kemenkes

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumpulkan tim ahli di RSCM untuk merawat siswi terduga korban Makan Bergizi Gratis asal Karo. Tim ahli yang dikumpulkan meliputi dokter spesialis anak, ahli neurologi, psikiater anak, dan ahli penyakit dalam.

Kolegium anak juga dipanggil untuk melakukan pemeriksaan secara keseluruhan. Langkah ini diambil untuk memastikan penanganan medis berjalan menyeluruh terhadap pasien.

Kedua terduga korban MBG itu diberangkatkan pada Sabtu (12/9) menggunakan pesawat komersial. Keduanya didampingi orang tua dan tenaga medis selama perjalanan menuju Jakarta.

Hingga kini, tim medis RSCM masih berfokus pada tata laksana lanjutan bagi pasien pertama. Pendampingan psikiatri disebut akan terus diberikan selama proses pemulihan berlangsung.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index