IHFFM 2026 Tayangkan 5 Film Horor Indonesia di Melbourne 3 Oktober

IHFFM 2026 Tayangkan 5 Film Horor Indonesia di Melbourne 3 Oktober

EKONOMIAKTUAL.ID — Indonesian Horror Film Festival Melbourne (IHFFM) 2026 resmi menyiapkan lima film horor Indonesia untuk tayang di Capitol Theatre, Melbourne, pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Festival garapan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) bersama Indonesian Diaspora Network Global (IDN G) ini menegaskan posisinya bukan ajang cari untung, melainkan pintu promosi karya anak bangsa ke pasar global. Tiket sudah bisa dibeli lewat situs resmi IHFFM Australia.

Lima judul horor Indonesia akan dibawa ke Capitol Theatre, Melbourne, pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Kelimanya adalah Malam 3 Yasinan (2026), Kuyank (2024), Sukma (2025), Ritual Gaib - Nyai Randasura (2026), dan The Raid (2011).

Indonesian Horror Film Festival Melbourne (IHFFM) 2026 digarap Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) bersama Indonesian Diaspora Network Global (IDN G). Penonton yang ingin menyaksikan bisa membeli tiket melalui situs resmi IHFFM Australia.

Bukan Ajang Cari Untung

Intan Kieflie, Founder Kraken Entertainment yang sudah berkecimpung di dunia film sekitar 15 tahun, menegaskan festival ini tidak dirancang sebagai mesin pendapatan. Menurutnya, IHFFM lebih tepat disebut media promosi untuk perfilman Indonesia.

"Festival ini sebenarnya bukan cara untuk ngumpulin duit. Ini hanya langkah awal, ini hanya media," ujar Intan. "Kita enggak bikin duit loh di sini. Tapi buat produser dan buat perfilman Indonesia ini tuh masa depan."

Intan menyebut alasan utama menggelar festival horor adalah mendorong penonton asing mengenal dan menonton film Indonesia. "Salah satunya kenapa kita ngadain horror festival ini adalah untuk itu. Ini tuh kayak kita benar-benar harus promosi. Ayo nonton," jelasnya.

Cerita Jadi Kunci di Pasar Internasional

Pengalaman Intan menunjukkan penonton luar negeri menilai film dari cerita dan cara penyampaiannya, bukan dari latar belakang atau isu spesifik yang diangkat. "Mereka enggak peduli soal moral, latar belakangnya muslim ataupun enggak," ujarnya.

Identitas Indonesia justru bisa jadi daya tarik jika dikemas dengan sudut pandang yang mudah dicerna penonton asing. "Yang mereka lihat adalah sebuah cerita dari Indonesia dengan culture Indonesia, dimainkan oleh orang Indonesia dan dipresentasikan melalui point of view yang mereka bisa pahami," tambahnya.

Target Tahunan dan Kurasi Ketat

Intan memasang target jangka panjang: membawa sejumlah film Indonesia ke pasar global setiap tahun. Proses kurasi dilakukan hati-hati agar tiap judul punya karakter berbeda di mata penonton internasional.

"Target kita adalah setiap tahun kita akan bawa beberapa film Indonesia yang kita kurasi dengan hati sangat hati-hati," ungkapnya. "Setiap film itu akan berbeda sehingga orang akan tahu, 'oh ini film Indonesia'," tambahnya.

Daftar Film IHFFM 2026

  • Malam 3 Yasinan (2026)
  • Kuyank (2024)
  • Sukma (2025)
  • Ritual Gaib - Nyai Randasura (2026)
  • The Raid (2011)

Lima judul itu mencerminkan rentang horor Indonesia dari era terbaru hingga karya yang sudah ikonis di kancah internasional. Kombinasi ini diharapkan memperlihatkan wajah perfilman nasional yang tidak tunggal.

IHFFM 2026 menjadi langkah pertama menuju kehadiran rutin film horor Indonesia di pasar global. Bagi pelaku industri, Melbourne dipakai sebagai ruang uji sebelum karya-karya berikutnya menyusul tiap tahun.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index