Kebakaran Bedeng dan Dua Mobil di Tebet, Kerugian Ditaksir Rp80 Juta

Kebakaran Bedeng dan Dua Mobil di Tebet, Kerugian Ditaksir Rp80 Juta

EKONOMIAKTUAL.ID — Kebakaran yang menghanguskan sebuah bedeng dan dua mobil terparkir di Jalan Swadaya I, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, menimbulkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp80 juta. Peristiwa yang dilaporkan terjadi Rabu pagi itu diduga dipicu pembakaran sampah oleh penjaga parkir di lahan tersebut.

Kepala Seksi Operasi Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan Sjukri Bahanan menyatakan taksiran kerugian akibat kebakaran itu mencapai Rp80 juta. Angka tersebut mencakup kerusakan bedeng dan dua unit mobil yang terbakar di lokasi kejadian.

"Taksiran kerugian akibat peristiwa kebakaran ini sekira Rp80 juta," kata Sjukri di Jakarta, Rabu.

Kronologi dan Titik Awal Api

Sjukri menjelaskan peristiwa itu berawal dari seorang penjaga parkir di lahan tersebut yang membakar sampah, lalu meninggalkan lokasi. Api kemudian membesar dan menjalar ke bedeng serta dua mobil yang tengah terparkir di area itu.

Warga yang melihat api membesar langsung melapor ke Pos Pemadam Infinia Park. Laporan itu diterima sekitar pukul 09.15 WIB, dan satu unit tim Gulkarmat Jakarta Selatan tiba di lokasi pada pukul 09.20 WIB.

Pemadaman awal dimulai dua menit setelah tim tiba. Api berhasil dilokalisir pada pukul 09.28 WIB, disusul pendinginan awal pada pukul 09.30 WIB. Proses pemadaman dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 09.47 WIB.

Enam Unit dan 21 Personel Dikerahkan

Untuk menangani kebakaran tersebut, Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan mengerahkan enam unit kendaraan dan 21 personel. Mobil pompa dengan kapasitas 2.500 hingga 10.000 liter turut dikerahkan dalam upaya pemadaman.

Luas area yang terbakar tercatat 4x3 meter. Sjukri memastikan status lokasi sudah aman setelah proses pemadaman dan pendinginan rampung.

"Dugaan penyebab bakar sampah. Luas area 4x3 meter. Status aman," ujar Sjukri.

Dugaan Penyebab dan Imbauan Warga

Dugaan sementara mengarah pada aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan tanpa pengawasan. Api dari tumpukan sampah itu menyebar cepat karena lokasinya berdekatan dengan bedeng dan kendaraan yang terparkir.

Kasus kebakaran akibat pembakaran sampah terbuka bukan kali pertama terjadi di kawasan permukiman padat. Lahan sempit dengan jarak antarbangunan yang rapat membuat api mudah menjalar sebelum petugas tiba.

Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan mencatat proses evakuasi dan pemadaman berjalan tanpa kendala berarti karena laporan warga diterima cepat. Warga diimbau tidak meninggalkan pembakaran sampah tanpa pengawasan, terutama di lahan yang berdekatan dengan bangunan atau kendaraan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index