EKONOMIAKTUAL.ID — Gabe Newell pernah berpesan agar pengembang game tidak buru-buru menghukum pemain yang berkreasi di luar aturan. Nasihat bos Valve itu kembali mencuat setelah potongan ceramahnya pada 2013 beredar luas di media sosial. Contohnya soal pembunuhan Lord British di Ultima Online yang justru jadi legenda.
Petuah itu disampaikan Gabe Newell saat berbicara di hadapan mahasiswa LBJ School of Public Affairs di Austin, Amerika Serikat, pada 2013. Topik ceramahnya kala itu soal produktivitas, ekonomi, institusi politik, dan masa depan korporasi. Belakangan, klip potongan dari kanal Webknower kembali menyebar dan menyita perhatian komunitas game.
Salah satu bagian yang paling banyak dibagikan adalah jawaban Newell ketika ditanya soal betapa mudahnya peretas masuk ke dunia game dan melakukan hal yang tidak diinginkan pembuatnya. Menurut dia, pengembang sering salah membaca tindakan pemain yang sebenarnya menghibur sebagai sebuah peretasan.
Ketika Lord British Tewas di Tengah Pidato
Newell lantas mengangkat kisah lama dari Ultima Online. Saat itu Lord British, tokoh yang dikendalikan pencipta Ultima, Richard Garriott, tewas di tengah pidatonya. Alih-alih mengakui kejadian itu sebagai momen paling menarik, pengembang memilih mengembalikan keadaan dunia seperti semula.
Pada seri Ultima single player awal, Lord British memang diberi nyawa dan pertahanan berlimpah agar pemain enggan menyerangnya. Cara itu malah membuat sebagian pemain melihatnya sebagai tantangan. Menembaknya dari laut dengan meriam kapal atau memakai artefak sihir bernama Skull of Mondain jadi beberapa teknik klasik.
Di Ultima Online, pembunuhan Lord British juga butuh usaha keras. Seorang pemain bernama Rainz menunggu momen Lord British berpidato, lalu memakai kemampuan mencopet tingkat tinggi untuk mencuri gulungan sihir fire field dari seseorang di kerumunan.
Rainz sendiri tidak yakin aksinya berhasil. Namun server sempat di-reset tepat sebelum acara, dan Garriott lupa menyalakan kembali mode kebal pada karakternya. Lord British terbakar dan tewas. Rainz kemudian diblokir dari permainan seolah dia berbuat curang.
Kisah yang Justru Membangun Reputasi
Padahal, menurut Newell, aksi Rainz justru menyumbang cerita yang membuat Ultima Online punya reputasi tersendiri. Jika saja pengembang merangkul kejadian itu ketimbang mengembalikan server dan berpura-pura tidak terjadi, cerita yang lahir dari pemain bakal lebih menarik.
Alur cerita resmi Ultima Online kini nyaris terlupakan. Sebaliknya, pembunuhan Lord British menjadi teks penting dalam lore gim MMO. Kisah itu akan terus diceritakan desainer game ke karyawan baru selama bertahun-tahun.
Bagi pengembang di Indonesia, pesan Newell ini relevan saat merancang sistem moderasi dan anti-cheat. Membeda-bedakan antara eksploitasi merugikan dan kreativitas pemain yang menghibur menentukan arah komunitas sebuah gim.