ADHI Teken MRA, Restrukturisasi Masuk Tahap Implementasi dengan Dukungan Danantara

Sabtu, 19 September 2026 | 17:02:00 WIB
ADHI Teken MRA, Restrukturisasi Masuk Tahap Implementasi dengan Dukungan Danantara

EKONOMIAKTUAL.ID — PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) resmi menandatangani Master Restructuring Agreement (MRA) bersama lembaga keuangan kreditur, menandai peralihan proses restrukturisasi dari tahap pembahasan ke implementasi kerangka penyehatan. Perseroan menargetkan penguatan likuiditas dan keberlanjutan bisnis konstruksi melalui kesepakatan yang juga didukung PT Danantara Asset Manajemen (Persero).

Penandatanganan MRA menjadi pijakan baru bagi ADHI untuk menata kewajiban sekaligus memperkuat struktur keuangan. Direktur Utama ADHI Moeharmein Zein Chaniago menyatakan kesepakatan ini mengubah pendekatan restrukturisasi perseroan menjadi lebih terstruktur dan terukur.

Melalui kesepakatan tersebut, ADHI dan para kreditur menyetujui kerangka penataan kembali kewajiban perseroan, mencakup struktur dan mekanisme penyelesaian kewajiban sesuai kesepakatan para pihak. Proses restrukturisasi turut mendapatkan dukungan PT Danantara Asset Manajemen (Persero).

Dukungan Kreditur dan Danantara Jadi Kunci

Kepercayaan lembaga keuangan kreditur disebut menjadi bagian penting dalam proses penataan kembali kewajiban perseroan. Sinergi antara ADHI, Danantara Asset Manajemen, dan perbankan kreditur dinilai menjadi fondasi bagi perbaikan fundamental bisnis ke depan.

"Kami optimis, dengan sinergi erat yang terjalin hari ini antara ADHI Karya, Danantara Asset Manajemen, dan lembaga perbankan kreditur, kita dapat membangun fundamental bisnis yang semakin sehat, menciptakan pertumbuhan yang lebih berkelanjutan di masa depan serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan dan perekonomian bangsa," kata Moeharmein.

Fokus Kembali ke Engineering dan Konstruksi

Sejalan dengan restrukturisasi, ADHI melanjutkan transformasi perusahaan dengan mengembalikan fokus bisnis pada sektor engineering dan konstruksi. Langkah tersebut diikuti streamlining organisasi dan portofolio bisnis.

Perseroan juga mendorong peningkatan operational excellence berbasis teknologi. Penguatan efektivitas pengelolaan keuangan dan procurement menjadi bagian dari agenda transformasi tersebut.

ADHI memastikan kegiatan operasional dan pelaksanaan proyek tetap berjalan normal selama proses restrukturisasi berlangsung. Perseroan tetap menjalankan tanggung jawab penyelesaian proyek-proyek yang telah menjadi kewajibannya.

Mengapa Keberlanjutan Bisnis Konstruksi Krusial

Keberlangsungan bisnis konstruksi menjadi bagian penting dalam agenda penyehatan perseroan. Aktivitas tersebut berkaitan dengan penciptaan lapangan kerja dan perputaran ekonomi di sekitar proyek.

Selain itu, keberlanjutan bisnis konstruksi ADHI terkait dengan pembangunan infrastruktur yang mendukung aktivitas masyarakat. Perseroan menempatkan keberlangsungan usaha jangka panjang sebagai salah satu sasaran utama restrukturisasi.

Langkah Lanjutan usai MRA

Setelah MRA diteken, ADHI berkomitmen menjalankan seluruh proses implementasi secara transparan dan akuntabel. Komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan akan terus dijaga selama tahapan tersebut berjalan.

Perseroan selanjutnya akan memperkuat tata kelola dan mengoptimalkan portofolio bisnis. ADHI juga akan meningkatkan efektivitas modal dan menerapkan selektivitas dalam memperoleh kontrak baru.

Rangkaian langkah tersebut menjadi bagian dari upaya ADHI membangun struktur perusahaan yang lebih sehat, tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan.

Terkini